Berani Memilih

Posted: 23rd May 2013 by dejavu in Dejavu Kritis, Dejavu's Life, Pemikiran Dejavu

Semoga kita bisa

Gambar diatas seakan sangat sukar ditemukan dikehidupan nyata saat ini, berani mengambil sikap untuk berbeda dengan kebanyakan orang dan menjalani keputusan tersebut walaupun  hanya kita yang berada di posisi tersebut. Zona ini sangat banyak dihindari oleh kebanyakan orang, karena zona ini memiliki resiko yang akan memberikan efek negatif baik bagi diri sendiri maupun bagi orang disekitar kita yang tetap meyakini bahwa posisi keputusan tersebut tetap salah. Hanya orang-orang yang berpikir diluar kotak (kreatif) dan bisa mempertahankan karakternya, dan tetap memilih sesuai dengan pilihannya. Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


8 Tahun

Posted: 14th March 2013 by dejavu in Bebas

hari ini, 8 tahun yg lalu saya mengambil langkah besar dalam hidup saya dengan menerima pekerjaan yang sangat2 didambakan oleh beberapa orang….saya termasuk salah satunya….

perjalanan untuk mendapatkan pekerjaan ini cukup menyita energi dan waktu saya, prises rekruitmentnya sampai 8 bulan

saya menandatangani surat perjanjian kerja di gedung kantor pusat dengan beberapa orang rekan saya lainnya, ada juga yang memilih mundur karena sudah diterima dibeberapa instansi lainnya di kota Padang ini.

 

 

Possibly Related Posts:


Narsisme Yang Mewabah

Posted: 4th February 2013 by dejavu in Bebas, Pemikiran Dejavu

Badan condong kesamping, posisi kepala miring….bibir sedikit manyun, terus …JEPRET……, masuk ke akun FB trus aplot……

Ini kondisi yang sering kita lihat saat ini, banyak balita tua yang terjangkit virus alay-isme, ini bisa dilihat dari akun FB, Status dan DP BBM, semuanya memperlihatkan sebuah gerakan menyukai diri sendiri dan mempertontonkan  kebiasaan pribadi kepada orang lain. Status FB atau BBM ataupun Twetter menjadi sebuah untaian kata-kata yang sebenarnya tidak pada tempatnya, ungkapan-ungkapan pribadi sering menjadi konsumsi publik. Hal ini memang disengaja, kadang hanya untuk memperoleh tanggapan dari para penggemarnya…kalau komentar yang ada dibawah statusnya banyak….hal ini akan menjadi sebuah pencapaian tertinggi dan berdampak  sangat baik bagi prestasi per-alay-an nya.

Bukan hanya anak muda, Bapak-bapak yang sudah tua pun mulai menjadikan narsisme sebagai ajang mencari popularitas, apalagi di masa-masa kampanye yang semakin dekat ini. Ditambah lagi sudah ditetapkannya nomor urut partai-partai yang akan bertarung di pemilu legislatif 2014 mendatang.

Beberapa waktu kedepan, kita akan banyak melihat di jalanan, dipohon-pohon, di dinding-dinding rumah dan fasilitas-fasilitas umum sampai ke tempat-tempat ibadah akan bertebaran photo-photo para bapak-bapak dan ibu ibu tua ini. Inilah spirit narsisme yang mulai menjadi patern dan gaya hidup para pesohor di negeri ini.

Para pejabat yang aktif juga memanfaatkan dana operasionalnya untuk memajang photo-photonya serta himbauan-himbauan di pelosok daerah yang dikuasainya. Tidak pernah ada yang mengkritik adanya baliho-baliho dan spanduk para pejabat daerah dipelosok negeri ini, sehingga terkesan menjadi sebuah pembiaran.

Tidak ada aktivis ataupun masyarakat yang pernah mencegah pembusukan kota yang terjadi akibat keindahan kota sudah beralih menjadi ajang pamer-pamer diri yang akan memberikan dampak ketidak nyamanan orang dalam menikmati kotanya. Tidak ada masyarakat yang menyuarakan perubahan terhadap kondisi yang ada.

hufffffffffffffffffff………….maap para pembaca

saya lagi cuap-cuap nggk jelas, hanya untuk mengulang-ngulang kejelian dalam menuangkan kata-kata…….

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Possibly Related Posts: