Archive for September, 2008

Ramadhan 1430 H Pengusaha Rumah Makan Harus Lebih Siap

September 28th, 2008 -- Posted in Dejavu Lucu - lucuan | 3 Comments »

Pagi tadi pas sahur saya dengan beberapa orang rekan2 diharuskan berputar-putar ngelilingin Kota Padang buat nyari makanan buat santap sahur. Kita keluarnya emang agak telat sih…skitar jam 4-an lebih dikit, setelah lama muter2 mulai dari Pasar raya, Veteran, kawasan pondok, M.Yamin….kita tidak menemukan rumah makan atau warung ampera yang menyediakan makanan (Mereka jualan sih….tapi udah pada abis disantap ma penikmat sahur yang lain). Setiap berhenti dan nanyain masih ada atau nggknya makanan, jawabannya beragam….ada yang lauknya udah abis, ada yang lauknya masih banyak tapi nasinya yang abis….

Baca Kelanjutannya…..

Possibly Related Posts:


Hilangnya Keindahan Mesjid dan Mushalla

September 26th, 2008 -- Posted in Kayak Berita di Koran | 3 Comments »

Tujuan utama pembangunan rumah ibadah (masjid, mushalla) dalam Islam adalah untuk tempat beribadah kepada Allah. Ibadah utama yang dikerja-kan di masjid/mushalla itu meliputi salat wajib, salat sunat, zikir, membaca Alquran, dan berdo’a. Namun demikian, masjid/mushalla berfungsi juga sebagai tempat kegiatan pendidikan agama, kegiatan sosial, dan kegiatan ekonomi. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, selain tempat salat, masjid dijadikan tempat menanamkan nilai-nilai kebajikan dan kemaslahatan umat manusia. Masjid digunakan sebagai tempat membangun ekonomi dan kesejahteraan melalui baitulmal (Rumah Perbendaharaan), dari masjid dikembangkan berbagai kegiatan yang meng-arah pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera. Sidi Gazalba menyebut masjid sebagai pusat keagamaan dan kebudayaan Islam.

Baca Kelanjutannya……..

Possibly Related Posts:


Kreatifitas Jalanan

September 23rd, 2008 -- Posted in Bebas | No Comments »

Sore tadi di seputaran jalan Ratulangi ke Patimura diramaikan oleh beberapa kendaraan roda dua yang berhenti tidak karuan di bengkolan jalan tersebut. Keramaian itu terjadi lantaran adanya sebuah panggung yang sama datar dengan lantai yang dimanfaatkan oleh beberapa group band lokal kota Padang demi menampilkan karya-karya mereka.
Hal ini disambut antusias oleh beberapa masyarakat yang melewati lokasi ini, maklum Kota Padang sudah lama tidak diberikan suguhan hiburan apalagi yang berbau-bau Band. Hajatan terakhir di Kota padang kalau tidak salah adalah Padang Fair yang mencatat angka penonton dan perputaran uang yang terjadi disana cukup drastis dikala perekonomian sedang menjerit.
Lagu-lagu yang ditampilkan juga terkesan apa adanya sehingga terciptalah suasana unik sebuah pagelaran jalanan. Pagelaran ini diadakan di depan salah satu distro yang lumayan dikenal oleh anak muda Kota Padang sehingga pagelaran ini juga dijadikan salah satu strategi bisnis dari distro tersebut untuk meraup pengunjung lebih banyak.

Akan tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh anak-anak muda yang menyajikan hiburan seperti ini untuk yang akan datang. Dikala mereka menampilkan bakat-bakat mereka dengan kreatif, jalanan di depan lokasi iitu dipadati oleh pengendara motor yang tanpa merasa berdosa berhenti seenaknya sehingga jalanan menjadi macet. Hal ini tentunya akan menjadi permasalahan bagi pengendara lain yang dihadang macet, apalagi waktu itu matahari sudah mulai menghilang yang menjadi pertanda waktu berbuka akan masuk.
Yang pasti….salut buat anak-anak muda yang mencoba menampilkan bakat mereka untuk menghibur masyarakat lain. Kreatifitas merupakan jawaban bagi pencarian jatidiri anak-anak muda saat ini….Salut

Possibly Related Posts:


Lantera MinangKabau Mengadakan Buka Bersama

September 21st, 2008 -- Posted in Dejavu Ngomong HIV/AIDS | 1 Comment »

Hari Kamis tanggal 18 september 2008 kemaren Lantera MinangKabau yang merupakan salah satu LSM yang konsen terhadap HIV/AIDS di Sumatera Barat mengadakan acara berbuka bersama dengan menghadirkan salah seorang buya terkenal kota Padang yaitu Buya Masoed abidin.

Dalam kegiatan ini, selain siraman rohani juga diadakan diskusi antara peserta yang merupakan ODHA dan OHIDHA yang berasal dari Sumatera Barat. Acara kali ini juga dihadiri oleh rekan-rekan LSM lain yang juga sering bekerjasama dengan Lantera MinangKabau seperti PKBI Cemara, Komunitas Peduli HIV/AIDS Sumbar (KAPAS), LSM Nurani dan lain-lain.

Dari acara ini terbuka kesempatan bagi rekan-rekan ODHA dan OHIDHA untuk melaksanakan follow up diskusi-diskusi yang mendatangkan narasumber dari ustadz dan ulama. Hal ini disambut baik oleh Buya Masoed Abidin yang merupakan eks Ketua MUI Kota Padang. ODHA dan OHIDHA membutuhkan pencerahan-pencerahan, bukan hanya dari segi pengetahuan tentang HIV/AIDS akan tetapi pengetahuan tentang agama merupakan hal mutlak untuk mempersiapkan diri supaya prilaku-prilaku dan semangat juang melawan penyakit tersebut bisa ditanamkan lebih maksimal. Kedepan kita mengharapkan bantuan dari semua pihak demi tujuan utama Lantera Minangkabau untuk memutus rantai penularan HIV/AIDS di ranah minang kita yang tercinta ini.

Possibly Related Posts:


Ada Yang Aneh Di Sentral Elektronik Padang

September 17th, 2008 -- Posted in Bebas | 2 Comments »

Ada yang agak aneh sama penampilan Sentral Elektronik Padang yang letaknya bersebelahan dengan Plaza Andalas Padang. Dari poto yang diambil keliatan kalo disana ada sebuah kios yang diisi oleh usaha pangkas rambut yang menyajikan hair cut ala tradisional. Secara konsep usaha pangkas tersebut sangat berbeda dengan planing dari pengelola sentral elektronik. Atau bisa jadi kedepan tukang pangkas yang beroperasi pada frontlinenya sentral elektronik ini akan mengembangkan usahanya dengan berdagang alat-alat cukur yang notabene merupakan alat elektronik. Mudah-mudahan saja tidak menyimpang dari konsep

Possibly Related Posts:


Next »