Hilangnya Keindahan Mesjid dan Mushalla

Tujuan utama pembangunan rumah ibadah (masjid, mushalla) dalam Islam adalah untuk tempat beribadah kepada Allah. Ibadah utama yang dikerja-kan di masjid/mushalla itu meliputi salat wajib, salat sunat, zikir, membaca Alquran, dan berdo’a. Namun demikian, masjid/mushalla berfungsi juga sebagai tempat kegiatan pendidikan agama, kegiatan sosial, dan kegiatan ekonomi. Pada zaman Nabi Muhammad SAW, selain tempat salat, masjid dijadikan tempat menanamkan nilai-nilai kebajikan dan kemaslahatan umat manusia. Masjid digunakan sebagai tempat membangun ekonomi dan kesejahteraan melalui baitulmal (Rumah Perbendaharaan), dari masjid dikembangkan berbagai kegiatan yang meng-arah pada terwujudnya masyarakat yang sejahtera. Sidi Gazalba menyebut masjid sebagai pusat keagamaan dan kebudayaan Islam.

Secara kasat mata kita bisa melihat saat ini banyak hal-hal menyimpang yang terjadi di Mesjid dan mushalla, hal ini tidak bisa kita pungkiri. Beberapa waktu yang lalu ada Mesjid yang dijadikan tempat berjualan makanan bagi orang-orang yang tidak berpuasa, hal ini sangat menyakitkan umat islam yang selama ini menganggap Mesjid merupakan pembendung segala bentuk kemungkaran dan juga penyimpangan-penyimpangan.


Terlepas, Mesjid digunakan kepada hal-hal yang tidak sesuai dengan fungsinya, saat ini di Kota Padang banyak sekali kita lihat Mesjid dan mushalla yang dipenuhi oleh umbul-umbul dan spanduk baik dari produsen makanan, sarung, pemda, pasangan wako dan wawako, BUMN, provider telpon selular dan banyak lagi yang lain. Selama ini memang tidak ada peraturan yang melarang penggunaan mesjid untuk keperluan bisnis (malahan di zaman nabi Mesjid dimanfaatkan untuk basis perekonomian), akan tetapi apakah dengan tujuan bisnis para pemasang spnaduk tersebut bisa seenaknya merusak KEINDAHAN MESJID.

selain hal diatas masih banyak lagi terlihat bentuk-bentuk pemanfaatan Mesjid yang sudah menghilangkan nilai-nilai keindahan dan juga kebersihan. Malah sempat kepergok di salah satu mushalla yang memanfaatkan pelataran mushallanya untuk tempat parkir motor. Dan masih banyak lagi hal lain yang patut dipikirkan oleh semua umat islam, bagaimana mengembalikan fungsi mesjid dan mushalla sebagaimana ajaran islam. Siapa yang mesti mengingatkan ini atau siapa yang akan mencoba mengatur kebijakan supaya mesjid dan mushalla bisa lebih dihormati. Pemerintah kah, MUI, DDII, Departemen Agama, atau instansi yang terkait dengan bangunan ibadah. Semoga kedepan hal-hal sepele seperti ini bisa lebih diperhatikan oleh seluruh masyarakat dan kaum muslimin.

< ?php wp_cumulus_insert(); ?>

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

September 26 2008 05:52 pm | Kayak Berita di Koran

3 Responses to “Hilangnya Keindahan Mesjid dan Mushalla”

  1. ade Says:

    Hi…salam kenal ja ya!!!

  2. AQ... Says:

    1 hal yang ingin dipertanyakan juga,
    APAKAH MASAYARAKAT LINGKUNGAN MESJID / MUSHALA SUDAH MEMAKSIMALKAN FUNGSI MESJID SETIAP WAKTU SEBAGAIMANA MESTINYA ?

    INDAHNYA MESJID KARENA DOA BUKAN KARENA HIASAN DUNIAWI.
    JIKA JAMAAH MESJID MENGUMANDANGKAN ADZAN SETA MEMANJATKAN DO’A SETIAP WAKTUNYA, PASTINYA ALLAH YANG AKAN MELARANG HATI MANUSIA2 UNTUK BERBUAT/MEMANFAATKAN HAL-HAL YANG TIDAK PADA TEMPATNYA ITU.

    Dalam kenyataan sehari-hari mesjid hanya rame dikunjungi pada bulan ramadhan, 11 bulan sisanya wallahualam..

    so..
    kalo mesjid bener-bener difungsikan setiap waktu, minimal 5 waktu sholat, sejatinya tidak akan ada penyalahgunaan tersebut.
    Allah Maha Tahu
    Apa yang terjadi di dunia ini baik dan buruknya, semua atas izin Allah
    klo dikembalikan fungsi mesjid / mushala sebagaimana mestinya, INSYA ALLAH SEMUA KEMBALI PADA FUNGSINYA

    anyway..
    mari kita semua merenung
    seberapa besar animo masyarakat untuk beribadah di mesjid ?
    seberapa besar arti mesjid / mushala di hati masyarakat !?!

  3. renimaldini Says:

    PEmandangan saat puasa kemarin di masjid/mushalla memang terasa agak aneh…
    Beberapa masjid/mushalla terutama yang berada di luar pusat kota dihiasi dengan kepala daerah…
    Padahal, puasa-puasa sebelumnya hal itu sama seklai tidak terlihat…
    Masjid dijadikan ajang kampanye gratis dan paling mujarab sepertinya…

    renimaldini´s last blog post..‘Met Lebaran…

Leave a Reply

canadian prescription drugstore online pharmacy cheap Differin canada pharmacy online drugs online Canada Canadian online pharmacy reviews