Teknik Berdagang Yang Aman Dari Penertiban Pol-PP
Tadi siang kebetulan, saya ma rekan sekantor lagi dinas luar clingak clinguk ke t4 nasabah. Karena cuacanya cukup panas, si teman td nyeletuk…”Beli buah yuk”. Gayung bersambut, karena cuaca yang nggk mendukung kami pun mencari orang yang lagi jualan buah. Pilihan jatuh ke Jalan A. Yani yang merupakan salah satu sentra perdagangan buah-buahan.
Teman tadi pun turun dari mobil dan segera bergegas membeli buah yang kami inginkan.
Sembari…(sembari…halah, kayak bikin cerpen aja) membeli buah mata saya ngeliat di depan Rumah Sakit Selaguri ada yang jualan koran, selama ini nggak pernah terperhatikan sih.
Sang pedagang menjajakan korannya dengan memanfaatkan pagar Rumah Sakit yang cukup besar. Sehingga cat pagar rumah sakit tadi disulap menjadi lebih semarak dengan hadirnya beberapa koran dan majalah dengan aneka warna.

Saya langsung mikir, kalo tempat dagangan seperti ini bisa lebih dikembangkan (maksudnya berdagang dengan memakai fasilitas yang tidak produktif…seperti pagar, dinding rumah, got, dll) bakal berkurang kerjaannya Pol PP. Karena POL PP biasanya merazia pedagang yang memakai fasilitas umum, sedangkan ini tidak.
Padahal beberapa minggu yang lalu pedagang buah2an tempat saya membel buah tersebut telah di razia oleh Pol-PP….Ntah kenapa, kayaknya para pedagang tidak mudah di gusur (atau sudah ada negosiasi yang lebih baik). Sehingga berdagang tanpa memakai fasum seperti yang dilakukan oleh pedagang koran tadi bisa lebih berhasil dan tidak terancam oleh razia ketertiban dan keindahan kota dari Pol PP

Possibly Related Posts:
- My Wedding 1 : Undangan Kreatif
- Body Painting Menggunakan “Arang”
- Bule-pun Suka Pakai Daster
- Tempat Asik Buat Buka Puasa
- Palanta Bubar (Komunitas Blogger Sumbar)
December 21 2008 10:49 pm | Dejavu Lucu - lucuan











