IT di IAIN Imam Bonjol Padang Minim

Tgl 29 Januari 2009 kemaren saya mendapatkan sebuah pesan di guestbook rifkadejavu.tk “Bang suara kampus udah terbit..!!”,  pesan ini dikirimkan oleh Ilham Mustafa yang merupakan salah seorang Redaktur pada Tabloid Mahasiswa “Suara Kampus” yang di miliki oleh IAIN Imam Bonjolo Padang. Pesan ini berkaitan dengan hasil wawancara ekslusif (…halah…ekslusif…!!) yg dilakukan oleh reporter yang akrab dipanggil ilham ini dengan rifkadejavu pada hari senein tanggal 12 Januari 2009 kemaren.

Mulai serius nih…..hmm..

Suara Utama yang disajikan oleh Tabloid Suara Kampus pada edisi kali ini adalah “IT di IAIN Minim”, disaat semua lapisan masyarakat berlomba-lomba memanfaatkan fasilitas teknologi informasi yang semakin pesat, tidak membuat pihak IAIN Imam Bonjol Padang menjadi melek dengan perkembangan ini.

IAIN yang merupakan institusi Perguruan Tinggi yang cukup ternama di Sumatera Barat sampai saat ini masih belum memaksimalkan manfaat internet untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menyangkut kepada edukasi, promosi dan juga pembinaan baik bagi mahasiswa ataupun bagi masyarakat. Saat ini internet sudah mengalami kemajuan dari sisi pengaplikasiannya, usernya pun sudah beragam, ada yang hanya menjadikan fasilitas internet sebagai tempat curhat pribadi, menjual produk dan jasa, menyampaikan berita dan banyak hal lain yang menjadikan internet sebagai salah satu kehidupan baru di alam lain. Alam lain itu di sebut “dunia maya”………

Saat ini di Sumbar dihadapkan dengan peradaban internet yang sudah berkembang cukup pesat, Sumbar telah mencatat bermunculannya Bloger2 dan malahan hacker yang memperlihatkan kukunya di kehidupan dunia maya. Internet dimanfaatkan sebagai media penyampaian materi pelajaran kepada siswa, internet dijadikan tempat mendaftar masuk ke perguruan tinggi, mendaftarkan KRS, mendownload tugas dan banyak lagi hal lainnya. Perguruan tinggipun banyak yang telah memiliki situs untuk menggambarkan perkembangan dan memfasilitasi informasi kampus kepada mahasiswa dan masyarakat luas.

Akan tetapi perkembangan ini belum terlihat di IAIN Imam Bonjol yang merupakan salah satu perguruan tinggi tertua di Sumatera Barat. Seharusnya Institusi Islam ini memiliki inovasi untuk melihat peluang besar yang bisa dijadikan target pasar baru.

Pada Suara Utama Suara Kamus tersebut juga disinggung pemanfaatan DataBase mahasiswa yang lebih optimal, karena jika pengelolaan dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas IT yang memadai sudah pasti mahasiswa akan memperoleh kemudahan-kemudahan dalam melaksanakan penyelenggaraan kegiatan kampusnya. Kapan lagi mahasiswa IAIN bisa mengakses nilainya hanya dengan membuka salah satu komputer di fakultas, mendaftar ulang melalui jaringan online, melakukan pembayaran uang kuliah juga secara online, dan banyak hal lainnya.

Bukan hanya untuk kebutuhan kampus saja, dengan internetpun para mahasiswa sudah bisa melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yang selama ini menjadi tiang pergerakan kampus baik bagi masyarakat maupun bagi mahasiswanya melalui dakwah secara online.

Dakwah bukan hanya di Mesjid, sudah saatnya kita berdakwah di tempat-tempat yang tidak pernah terjamah oleh ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits. Sampai saat ini saya belum pernah mendengar ada seorang buya/ustadz yang pergi ke tempat prostitusi, ke jalanan, ke bandar narkoba, ke komunitas HIV/AIDS, ke Panti Pijat, Ke tempat-tempat mangkalnya orang pacaran,anak-anak underground. Sudah saatnya ustadz dan buya yang telah dibekali ilmu agama yang cukup kuat mendatangi daerah-daerah tersebut sebagai ajang fi sabilillah kepada Allah. Begitu pula dengan Internet, kenapa orang tua hanya berasumsi kalo anaknya menggunakan internet sudah dipastikan akan membuka situs-situs porno. Sudah saatnya juga para ustadz menggunakan fasilitas internet sebagai salah satu alat dakwah yang dilakukan secara online. Karena saat ini pengaruh dunia maya sudah memberikan sebuah kehidupan baru bagi penggiatnya, oleh karena itu dakwah online akan menjadi salah satu strategi jitu membendung hal-hal yang berbau negatif yang dimunculkan oleh internet.

IAIN Imam Bonjol saat ini juga telah memilki situs yang menyajikan berbagai kegiatan IAIN baik di luar maupun di dalam kampus dengan alamat http://iain-imambonjol.net. Akan tetapi sampai saat tulisan ini dibuat alamat situs ini tidak bisa diakses, hasil telusur yang saya lakukan…..domainnya sudah habis. Satu kata yang bisa terlontar dari mulut saya….“Parah”…..

Waduh….pembahasannya terlalu serius ya…hehehe…maklum …curahan hati…..

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Twitthis
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter

February 09 2009 02:35 pm | Pemikiran Dejavu

2 Responses to “IT di IAIN Imam Bonjol Padang Minim”

  1. azkia Says:

    yups…setuju sekali bang…IT di IAIN belum berkembang dengan baik..ini sangat di sayangkan. why??? coz hari gini, yang marak- maraknya perkembangan IT, masih banyak mahasiswa IAIN yang Gaptek ( gagap teknologi gt lho) , mengoperasikankomputer aja masih ada yang belum bisa menggunakan dengan baik, ini sayang sekalik kan? jujur saya merasakan itu, banyak dari teman - teman saya yang tidak bisa mengoperasikan internet, padahal kami sudah semester 6 lho, udah hampir 3 th kuliah…so…what can we do???

  2. ovi Says:

    ya saya sendiri sebagai mahasiswi iain padang merasa minder, seharusnya iain itu sadar dengan keterlambatan dalam penggunaan IT untuk promosi atau pengisian KRS ONLINE yang saat ini lagi gencar-gencarnya di Universitas di Indonesia. contohnya aja sekarang saya sulit untuk melihat transkrip nilai saya sendiri. dari universitas lain untuk nilai, dimanapun mereka berada, mereka sudah bisa melihat nilai dengan fasilitas internet atau bloger2 yang disediakan oleh universitas mereka. saya skrg di luar kota, haruskah saya bolak balik ke kampus iain untuk mengurus nilai2 saya. dengan fasilitas internet sekarang seharusnya dipermudah dong… kapan ya IAIN bisa berkembang dan maju…mengikuti perkembangan IT yang positif dan mengurangi COST dalam pembiayaan perolehan informasi, sekarang kan bukan jaman merpati.

Leave a Reply