Kaltim di Ginyang Mak Taci

Posted: 31st July 2009 by dejavu in Bebas, Dejavu Jalan-jalan

Beberapa bulan kemaren saya dan beberapa orang rekan-rekan disibukkan dengan persiapan acara PORSENI BPD-SI yang diadain di Balikpapan Kaltim. Nggak tau juga sih persiapannya dimulai sejak kapan, kalo nggk salah akhir bulan April…kita-kita udah disibukkan dengan kegiatan memonyongkan mulut sambil mengeluarkan irama-irama yang berbeda antara masing-masing anggota.

Suasana Latihan Di Hotel Gumarang

Kebetulan saya dan 8 orang rekan lainnya diikutkan untuk kegiatan Lomba Folksong (lomba vocal group dengan membawakan lagu daerah) yang merupakan salah satu cabang lomba yang diunggulkan pada setiap Porseni BPD-SI. Lagu wajib yang kita nyanyikan adalah Ayo Menyanyi (yang merupakan lagu daerah Kaltim) dan sebagai lagu pilihan kita sepakat untuk membawakan lagu Ginyang Mak Taci (lagu minang yang nge-bit dan sedikit bernuansa rap). Tingkat kesulitan yang diberikan oleh pelatih terhadap nada-nada dan juga aransemennya cukup membuat rekan-rekan kesulitan dan terpaksa menguras tenaga ekstra.

Pelatihnya pun tidak tanggung-tanggung, kita mendatangkan Bapak Asnam Rasyid (Pak Am) yang merupakan pentolan dan dedengkotnya vocal group di Sumatera Barat. Tiga bulan full kita digembleng dan diarahkan supaya memiliki kekuatan yang sama dalam memahami dan mencerna nada-nada sulit yang diberikan. Umpatan dan hardikan udah biasa terdengar jika salah satu rekan mengeluarkan nada yang salah….(termasuk saya.., maklum…baru kali itu latihan dengan intimidasi cukup ekstreem….hehehehe….)

Tanggal 16 Juli 2009 merupakan tanggal keberangkatan sebagian tim ke Balikpapan, Kita semua sudah melakukan persiapan yang maksimal untuk perlombaan yang akan dihadapi.

Suasana Keberangkatan Tim BN

Pukul 16.00 WITA kita pun sudah sampai dan rehat sejenak di Hotel yang disediakan oleh Panitia.  Hari tersebut memang diperuntukkan untuk bersantai-santai dan menyesuaikan diri dengan suhu udara yang ada di Kaltim.

Tanggal 17 Juli pagi kami pun berkumpul di salah satu kamar untuk melakukan pemanasan dan juga melenturkan urat-urat suara yang beberapa hari tidak dipergunakan…..(halah….). Saya masih ingat, disaat kami sedang latihan, salah seorang rekan menerima pesan sms dari status facebook temannya yang menyatakan bahwa Jakarta di Bom. Untuk beberapa saat latihan pun tertunda dan kami dengan seksama mengikuti pemberitaan yang muncul di televisi-telvisi…..hmm….Kutukan besar buat si tukang Bom, udah bikin kacau….jg bikin latihan jd nggk konsen……

Latihan di Kamar Hotel

Pada Hari Jumat tersebut kami pun mengikuti beberapa rangkaian acara pembukaan dan juga prosesi pengambilan nada yang menguras tenaga dan waktu hingga larut malam.

Berpose sebelum berangkat perang

Sabtu pukul 10.00 WITA sampailah ke saat-saat yang di tunggu-tunggu,  BN mendapatkan no urut peserta 7.  No Urut 6 di pegang oleh Bank Kaltim yang menampilkan kolobarasi lagu dengan tarian khas dayak, penampilan yang cukup membuat kami sedikit taku dan kurang PD. Akan tetapi di saat no urut 7 di panggil, ntah kekuatan apa yang menyemangati kami……beban mental dan juga PD yang tadinya sedikit ciut hilang musnah disaat melihat penonton yang memberikan applause dan teriakan dukungan (bukan hanya dari BN, tapi dari bank lain pun ikut memberikan spirit. Sesuai dengan semangat yang kami peroleh di awal tadi, penampilan pun terasa plong tanpa beban apapun sehingga segala gerak dan nada yang dikeluarkan terasa sesuai dan bisa membius penonton yang ada. Koreografer yang terkesan minim disaat latihan pun bisa terkuasai dengan beberapa tambahan-tambahan improvisasi yang secara tidak sengaja di ciptakan di atas pentas. Setelah 2 lagu selesai kami kumandangkan para penontonpun memberikan applause yang cukup meriah dan kami pun langsung di sambut oleh salam hangat dari petinggi-petinggi BN yang menyaksikan acara tersebut.

Dari 13 penampilan yang telah selesai disuguhkan oleh semua peserta Porseni BPD-SI, juri pun melakukan rapat penentuan terhadap hasil lomba yang telah di rekap oleh masing-masing juri dari seluruh daerah yang mengikuti lomba. Pukul 17.00 WITA kamipun mendengar kabar bahwa BN memperoleh rangking 5 dari 13 peserta….kami pun tetap bersyukur karena beberapa penampilan yang disuguhkan oleh peserta sangat bagus dan menampilkan alunan nada dan dinamik yang terdengar indah.

Waduh….agak berat bikin postingan serius kayak diatas…..hehehe….kata2nya ribet. Postingan ini sebenarnya udah sedikit telat sih, karena setelah sampai di habitat ….saya kembali disibukkan oleh rutinitas pekerjaan dan kegiatan-kegiatan lainnya, selain itu oleh-oleh yang saya dapatkan di Kaki sebelah kanan cukup menguras pikiran dan perasaan saya untuk beberapa hari ini……halah…mulai syahdu lagi tulisannya.

Untuk cerita lain yang berkaitan dengan Kalimantan Timur  tunggu postingan saya berikutnya…….

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Possibly Related Posts:


Be Sociable, Share!

[+] kaskus emoticons nartzco