Kampanye Ayo Ke Bank Syariah (FES) di saat Ramadhan

Bank Indonesia selaku Bank induk dan regulator perbankan di negeri ini telah mencanangkan kegiatan yang bertajuk “ Ayo ke Bank” yang merupakan kegiatan edukasi dan juga sosialisasi segala bentuk transaksi dan produk-produk yang dimiliki oleh perbankan di Indonesia. Disetiap daerah dilakukan kegiatan-kegiatan seperti gerak jalan santai, pameran, bazaar dan juga penyeberan leaflet kepada masyarakat untuk lebih mendekatkan masyarakat dengan dunia perbankan. Hal ini biasanya dilakukan pada awal-awal tahun dan telah berjalan sekitar 2 tahun. Selain Ayo ke Bank, BI juga memfasilitasi Perbankan syariah untuk melakukan promosi dan juga edukasi kepada masyarakat melalui koegiatan yang di beri nama “Festival Ekonomi Syariah” (FES). Dalam FES ini Bank Syariah bisa memberikan informasi dan pengetahuan yang lengkap kepada calon nasabah dan juga meraup calon nasabah sebanyak-banyaknya.

Melihat program-program yang ditawarkan pada FES tersebut, saya melihat peluang….bagaimana kalau FES tersebut diadakan pada bulan Ramadhan dan bukan pada bulan biasa. Ramadahan memiliki aura yang lebih cocok untuk melakukan dakwah di bidang ekonomi syariah. Selain lebih afdhol kegiatan FES juga akan lebih maksimal karena masyarakat lebih antusias dengan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan agama.

Minimal dengan menyebarkan leaflet atau pamflet produk di setiap Masjid dan mushalla, kegiatan edukasi perbankan syariah bisa berjalan cukup baik. Diutambah lagi jika Bank Indonesia bekerjasama dengan Asbisindo bisa membentuk Tim Safari Ramadhan yang bisa mengunjungi daerah-daerah yang belum tersentuh oleh operasional perbankan syariah, hal ini akan berefek terhadap keinginan dan permintaan dari daerah-daerah tersebut untuk pendirian institusi perbankan syariah di daerahnya.

Untuk kawasan Kota Padang dan beberapa daerah lainnya di Sumbar, saat ini sedang digalakkan Pesantren Ramadhan yang mewajibkan seluruh siswa/i Sekolah untuk memindahkan aktifitas belajar mengajar mereka ke Masjid dan Mushalla. Hal ini merupakan program Pemko dan Pemkab untuk lebih mendekatkan siswa/i terhadap ibadah wajib dan juga ibadah sunat serta memperoleh pengetahuan-pengetahuan baru dari penceramah yang diundang oleh panitia pesantren ramadhan.

Pesantren Ramadhan ini merupakan peluang yang harus disikapi oleh perbankan syariah yang ada di Sumbar. Dengan menerjunkan beberapa orang tenaga marketing maupun beberapa orang pendakwah yang telah dibekali dengan pengetahuan tentang Perbankan Syariah mereka bisa memberikan materi kepada para siswa/i di Masjid dan mushalla.

Remaja merupakan aset yang secara tidak langsung akan menjadi calon nasabah di masa yang akan datang, jika dari awal mereka telah dibekali mengenai pengetahuan yang baik dan jelas mengenai Perbankan Syariah, mereka akan menjadi ujung tombak pengembangan perbankan syariah di tengah-tengah masyarakat.

Kondisi ini harus segera dipikirkan oleh Bank Indonesia dan juga Asbisindo (Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia) untuk mengambil langkah konkrit dalam menyikapi peluang tersebut. Pemko dan Pemkab di Sumbar telah memberikan jalan untuk mengkampanyekan dan menanamkan nilai-nilai islami di kalangan pelajar, tinggal praktisi perbankan syariah yang harus memanfaatkan momentum ini.

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Twitthis
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter

August 26 2009 09:59 am | Dejavu Ngomong Keuangan Syariah

2 Responses to “Kampanye Ayo Ke Bank Syariah (FES) di saat Ramadhan”

  1. ando Says:

    bank syariah satu solusi untuk umat islam yang mendambakan layanan bank sesuai dengan syariah islam…

  2. dejavu Says:

    Mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim….yang menjadi pertanyaan besar adalah : “kenapa Perbankan syariah tidak terlalu significan perkembangannya, apa yang salah dengan sistem dan produk bank syariah”..? Ataukah bisnis perbankan syariah hanya dijadikan pelengkap atau sebagai sebuah produk yang tidak diunggulkan….

Leave a Reply