Catatan Akhir Tahun 2009
Â
Tahun 2009 akan segera berakhir dalam hitungan jam, banyak kejadian/peristiwa dan juga pengalaman yang terjadi di tahun ini. Rasa syukur terucap oleh orang-orang yang bisa menjalani kehidupan di tahun 2009 dengan baik dan tanpa halangan. Begitu juga dengan saya pribadi……ucapan syukur terucap karena sampai detik ini saya masih diberikan nafas dan umur yang panjang oleh yang maha kuasa.
Â
Banyak peristiwa yang saya alami di tahun 2009, baik atau buruk, senang atau sedih dan juga berbagai kejadian unik lainnya. Semua terangkum dalam memori yang akan selalu teringat dan sewaktu-waktu bisa di download sebagai sebuah pelajaran hidup yang bisa mengarahkan kepada yang lebih baik.
Â
Di tahun 2009 saya menyelesaikan perkuliahan S2 dan telah disahkan menggunakan gelar ”MM”. Pencapaian ini menjadi sesuatu yang istimewa, karena saya bisa menyelesaikan study sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Apresiasi juga diberikan oleh orang tua, karena saya telah menjalankan apa yang telah diniatkan oleh beliau sejak dulu. ” Saya hanya S1, saya berkeinginan anak-anak saya bisa melampaui pendidikan yang telah saya dapatkan” itulah ungkapan sang Bapak kepada anak-anaknya. Ini juga menjadi momentum saya untuk mulai meningkatkan kreatifitas diri dan juga mengeksploitasi pemikiran kepada yang lebih baik. Dengan tambahan title dibagian belakang nama saya sedikit lebih PD untuk menjadi pengajar (Indonesia masih menghargai tittle daripada skill seseorang), saya di daulat untuk memberikan materi kuliah di salah satu perguruan tinggi islam di Sumatera Barat, tentunya yang sesuai dengan keahlian dan kemampuan saya. Orang-orang berkata, menjadi seorang dosen hanyalah prestise saja….tapi bagi saya hal itu berbeda, karena dengan menjadi seorang pengajar..secara tidak langsung kita akan secara kontinyu akan mencari ilmu untuk bekal berdiri di depan mahasiswa…disinilah proses pematangan pemikiran akan tercipta.
Â
Di tahun 2009 juga terjadi bencana gempa besar yang menimpa Sumatera Barat, bencana ini juga memberikan kesibukan dan juga pelajaran baru bagi saya pribadi. Pasca gempa, saya dan beberapa orang rekan lainnya bergabung untuk memberikan sedikit kontribusi untuk penanganan korban gempa. Selain kegiatan operasional lapangan saya juga ditunjuk untuk mengelola keuangan pada Posko Gempa yang kami bentuk. Katanya sih…karena saya bekerja di Bank…padahal metode pencatatan yang berlaku di Red Cross dan di Bank cukup berbeda, tapi untuk charity apapun siap disumbangkan, pemikiran tenaga dan juga waktu. Selain korban yang mencapai ribuan orang dan kerusakan parah terhadap pemukiman masyarakat, kerusakan mental dan psikologi lah yang menjadi poin penting dalam penanganan gempa Sumbar ini, makanya sampai detik ini kegiatan Posko gempa yang kami lakukan masih tetap beroperasi, dan berkemungkinan akan tetap berjalan dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Â
Di akhir tahun 2009 tepatnya tanggal 19 Desember 2009 saya juga menambah satu unit armada transportasi untuk kebutuhan sehari-hari. Satu unit Honda Vario Techno saya lego dari dealer, motor ini akan menjadi sebuah penyeimbang untuk mobilisasi sehari-hari. Motor ”Inyiak 2000” saya yang dari tampilannya membutuhkan keseriusan dalam proses mengendarainya akan tetap saya pakai disaat kebutuhan-kebutuhan tidak terlalu emergency, sedangkan VT ini akan digunakan sebagai transportasi utama dalam memobilisasi saya kemanapun saya mau.
Â
Banyak lagi kejadian/peristiwa yang saya alami dalam kurun waktu satu tahun ini, pekerjaan yang sudah mulai memperlihatkan titik nadirnya, permasalahan dengan sahabat, liburan-liburan yang menyenangkan, hobi menulis yang mulai sering terasah, dan banyak lagi yang lainnya.
Â
Catatan akhir tahun ini merupakan catatan singkat tentang kehidupan pribadi saya, sehingga bagi para pembaca yang salah masuk ke blog saya ini jangan berharap akan menemukan kisah tentang ”Skandan Bank Century”, Pansus Century, Cicak Buaya, Demo Hari Anti Korupsi, RS Omni dan Prita, Koin Keadilan Prita, Buku Gurita Cikeas…sampai ke Perceraiannya Anang dan KD, Status hukum Pasha, dan berderet cerita-cerita publik yang santer kita dengar sepanjang tahun 2009. Semua itu akan terangkum dalam diarynya media-media besar yang ada di Negeri ini, Kalaidoskop kehidupan negeri ini tidak akan pernah bisa kita rangkum secara baik…..kenapa…? karena negeri ini sudah terlalu mabuk akan polemik kemunafikan.
Â
Satu keinginan yang menjadi planing bagi hidup saya, Mudah-mudahan tahun 2010 ini bisa menjadi momentum awal untuk melangkah ke jenjang kehidupan yang lebih komplit lagi dengan merencanakan prosesi pernikahan dengan seseorang yang telah menjadi pilihan saya, dan semoga kita bisa mendapatkan feel dan soul kehidupan yang lebih berwarna.
Â
Semua orang berharap, tahun 2010 yang akan sama-sama kita songsong kedepan, bisa memberikan pencerahan bagi setiap orang. Tahun 2009 siap untuk menjadi kenangan, dan bersiaplah menyongsong 2010 dengan motivasi dan semnagat yang baru. Semoga apa yang bisa kita lakukan di tahun 2010 bisa memberikan warna bagi kehidupan kita, orang lain, dan juga negeri ini.
Possibly Related Posts:
- My Wedding : Cincin Kawin Unik
- My Wedding 1 : Undangan Kreatif
- Fenomena Aneh Pikiran Manusia
- 5 Tahun Berkarier di Tempat Yang Tidak Menyiapkan Karier
- Fakta Menarik Tentang Mimpi
December 31 2009 08:41 pm | Pemikiran Dejavu











