THE POWER OF FOLLOWERSHIP
ROBERT KELLY, 1992
“Kesuksesan Organisasi tidak lebih dari 20%-nya merupakan hasil Leadership selebihnya adalah hasil Follower”.
Kata-kata diatas bisa menginspirasi Top Management pada perusahaan-perusahaan untuk bisa merubah dan mematahkan teori yang di sampaikan oleh Robert Kelly diatas. Saat ini paradigma manajemen sudah mulai berubah dari jalur konvensional kepada jalur kreatif, sehingga bisa di pastikan akan banyak manager yang bisa mengeluarkan kreatifitasnya untuk merubah pola management kearah yang lebih baik dan pada akhirnya akan menciptakan system leadership baru pada perusahaannya. Dan bisa melepaskan terali follower pada tubuh perusahaan tersebut.
Selain perusahaan, personil yang terdapat pada perusahaan juga memiliki budaya follower, mereka biasanya melakukan kegiatan mengikuti apa yang telah dilakukan oleh orang-orang terdahulu, dan hanya sedikit inovasi sendiri yang mereka keluarkan. Ada beberapa tipe-tipe followership yang dikembangkan oleh Robert Kelly.
1. Alienated Follower
Adalah mereka yang berpikir untuk diri sendiri, suka menantang tanpa alasan, sinis dan negatif. Mereka keras kepala dan bukan team player. Mereka merasa bahwa keahlian dan bakat mereka tidak dimanfaatkan organisasi dan bahwa mereka merasa hanya dimanfaat oleh leader mereka
2. Conformist Follower
Mau melaksanakan tugas, team player dan berusaha meminimalkan konflik. Mereka mengabdi, mempercayai leader dan tidak menjadi ancaman bagi leader. Mereka percaya bahwa mengikuti perintah lebih penting dibanding dengan hasil yang harus dicapai.
3. Passive Follower
Sering disebut sebagai yes man. Mereka hanya melakukan pekerjaan jika disuruh, mengikuti apa yang dilakukan orang lain tanpa memperetanyakan kenapa hal tersebut harus dilakukan. Mereka percaya bahwa ide mereka tidak berguna bagi perusahaan
4. Pragmatist Follower.
Menjalankan pekerjaannya dengan cara mengikuti apa saja embusan angin. Bisa jadi mereka melakukan permainan politis dalam organisasi demi mencari keuntungan pribadi sebesar mungkin.
5. Exemplary Follower
Adalah kategori yang seharusnya para follower berada. Exemplary Follower merasa bahwa kontribusi mereka sangat berarti dan bahkan sangat mendasar. Untuk itu mereka melakukan tugas bukan asal jadi, tapi melebihi dari yang seharusnya. Selain membantu leader mereka harus membantu follower lain mencapai hasil terbaik.
Beberapa tipe follower diatas biasa kita temui di perusahaan-perusahaan yang ada saat ini, akan tetapi kondisi tersebut hanya terjadi pada perusahaan yang menjalankan bisnis plan dengan organisasi yang terstruktur dengan rapi, baik dari sisi pekerjaan maupun dari sisi management.
Hal diatas bisa dideteksi jika perusahaan menjalankan fungsinya dengan benar dari atas ke bawah, jika jalannya tidak benar….bagaimana…?
Seperti contoh :
Pada sebuah perusahaan yang dipimpin oleh orang-orang yang terindikasi demotivasi dan tidak mau ambil pusing dengan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh induknya, atau perusahaan yang sudah menganggap dirinya kuat dan tidak membutuhkan strategi-strategi baru.
Apakah tipe follower yang cocok diterapkan oleh karyawannya….?
Jika melihat kondisi ini maka tipe yang rasanya cocok dan berkemungkinan akan terjadi dengan kondisi tersebut adalah tipe 1 (karena adanya ketidak percayaan karyawan dalam menyikapi sikap demotivasi pimpinannya,sehingga mereka berontak dan sinis terhadap semua statemen yang dikeluarkan oleh bos), tipe 3 (karena mereka tidak mau ambil resiko pekerjaan, lebih baik mengalir saja, dan menurut pandangan mereka percuma untuk melakukan gebrakan inovatif..karena bos tidak akan melirik inovasi tersebut).
Banyak lagi kondisi-kondisi yang akhirnya akan membuat teori Followership diatas akan terlihat secara nyata dalam kehidupan berorganisasi. Hal ini harus bisa disikapi dengan baik oleh manajemen organisasi supaya teori followership ini bisa mengarahkan seluruh orang yang ada di timnya ke arah tipe Exemplary Followership.
Ini hanya pengembangan pemikiran dari teori diatas, sehingga dimungkinkan ada beberapa keterkaitan yang tidak terlalu significan, sehingga diperlukan pembenaran dari sisi koreksi. Terimakasih
Possibly Related Posts:
- My Wedding : 130510 Party II
- My Wedding : 050610
- My Wedding : Cincin Kawin Unik
- My Wedding 1 : Undangan Kreatif
- Fenomena Aneh Pikiran Manusia
December 23 2009 03:00 pm | Inspiration Dejavu and Pemikiran Dejavu










