Archive for February, 2010
February 25th, 2010 -- Posted in Dejavu Kritis |
Saya mau berbagi dan juga meminta pandangan dari pembaca semua, apakah hal yang dilakukan oleh Polantas di POLTABES PADANG yang saat ini sedang gencar-gencarnya melakukan penertiban terhadap kendaraan bermotor khususnya roda dua sudah pada koridor yang benar dan sesuai dengan konsep kinerja kepolisian. Mulai hari senin tanggal 22 Februari 2010 sampai sat ini di jalanan di Kota Padang sering terlihat motor yang di stop oleh para Polantas dengan berbagai pasal kesalahan yang mereka bebankan kepada pengendara. Kejadian berikut terkait dengan kejadian yang dialami oleh adik saya yang memiliki motor tiger sebagai motor pemakaian sehari-harinya.
Kemaren Tanggal 24 Februari di Perempatan lampu Merah Adabiah, motor tiger kepunyaan adik saya di diberhentikan oleh 2 orang Polantas. Alasan motor ini diberhentikan adalah karena tiger tersebut menggunakan knalpot besar dan dikategorikan knalpot racing. Setelah beberapa adu argumen antara adik saya dan juga Polantas yang menangkap tersebut, didapatkan keputusan bahwa adik saya harus mengganti knalpot motor tersebut dihadapan mereka. Sehingga secara tidak langsung adik saya diharuskan untuk mengambil knalpot asli dirumah yang berada kurang lebih 3 km dari lokasi tersebut.
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
February 22nd, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Perhatikan pict-pict kecil yang menghasilkan gambar wajah diatas, terlihat berbagai macam wajah dari seluruh orang di negara yang ada di dunia ini. Hal ini menggambarkan bahwa keragaman itu bisa menciptakan sebuah hasil yang sempurna.
Dari hal yang kecil akan tercipta sebuah hasil yang besar………….
Photo Asli

Possibly Related Posts:
February 19th, 2010 -- Posted in Dejavu Kritis |

Kehidupan berpolitik di Kota Padang saat ini sudah memasuki momentum baru. Adanya kepentingan-kepentingan yang disuarakan melalui demonstrasi dan unjuk rasa, dan ada yang sampai memperlihatkan unsur-unsur anarkis. Seperti yang baru-baru ini terjadi, ada unjuk rasa besar-besaran yang dilakukan sebuah ormas yang mengatasnamakan Forum Warga Kota (FWK) yang mendatangi Rumah Walikota yang saat ini digunakan sebagai kantor sementara bagi walikota Padang, menyampaikan aspirasi mereka terhadap kebijakan pemko yang dirasakan otoriter. Setelah itu muncul lagi ormas dengan nama Warga Padang Cinta Damai (WPCD) yang menyampaikan aspirasinya yang berisikan dukungan terhadap kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemko.
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
February 18th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Pict diatas diambil pada hari minggu tanggal 14 Februari 2010 yang digadang-gadang oleh seluruh media baik televisi, radio maupun koran sebagai hari kasih sayang (Sumatera Barat masih mengharamkan kegiatan yang berbau valentin).
Dua pasang muda mudi ini secara tidak sengaja mengambil posisi tepat didepan bidikan camdig yang saya gunakan, apa mau dikata….secara tidak langsung mereka dengan sukarela menjadi objek photo saya. Sehinga tampilan siluet dua orang remaja ini ditambah dengan paduan awan merah menjadi sebuah hasil alami. Kebetulan saya tidak bisa oldig sehingga photo-photo yang ditampilkan juga photo-photo tanpa olahan kimia….hehehehe
Hari itu Pantai Padang tumpah ruah dan disesaki oleh ramainya pengunjung, baik muda mudi….dan juga ada beberapa keluarga yang mengajak anak-anaknya main air di pinggir pantai.
Possibly Related Posts:
February 17th, 2010 -- Posted in Dejavu Kritis, Dejavu Ngomong Keuangan Syariah |

Hari minggu kemaren tanggal 14 Februari 2010 Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Asbisindo dan juga BMPD Sumatera Barat mengadakan perhelatan akbar perbankan syariah yang diadakan selama satu minggu. Kegiatan yang diangkatkan pun cukup beragam, mulai dari pelatihan perbankan syraiha kepada da’i, minang kuliner, bangker’s idol, lomba presenter, pusat jajanan lokal, pameran usaha mikro, pameran produk perbankan dan juga beberapa agenda kegiatan lainnya. Selain itu juga diadakan kegiatan launching produk nasional “TABUNGANKU” dan juga produk “PINJAMANKU”.
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
Next »