My Wedding : 150209 - Begining

Inilah awal mulanya saya dan sang istri membuat sebuah komitmen, pada tanggal 15 Februari 2009 tepat pukul 15.15 WIB saya menyatakan keinginan untuk menjadikan sang istri sebagai pujaan hati saya.
Gayung bersambut, sang istri pun dengan lamunan yang cukup lama (nggk tau juga apa yg dipikirin) akhirnya menerima saya sebagai kekasih hatinya….(hahaha….babayo kato-katonyo)
Saya masih ingat, awal mula kami berkenalan, saat itu saya dapat nomor telponnya dari salah seorang teman. Iseng…saya sms,…hmm….nggk dibalas. Besoknya saya sms lagi, akhirnya ada jawaban juga….ternyata dia nggk bales karena lagi sibuk mempersiapkan ujian. Berawal dari itu, saya dan sang istri pun sering telpon2an, dan akhirnya ngajakin ketemuan di sebuah cafe yang saya anggap nggk terlalu rame dikunjungi orang, ada sedikit ke kakuan dari pertemuan, maklum aja kami baru bertemu hari itu.
Pas ngeliat dia jalan dari pintu masuk cafe tersebut, saya sedikit kagum dengan postur tubuhnya yang tinggi dan sedikit berbeda dengan kebanyakan cewek lainnya.

Saya pun memberanikan diri untuk ngajakin dia pergi jalan……saya cuman mikir satu tempat waktu itu, kebuh teh di Solok.
Dengan meminjam kendaraan rekan sekantor, saya pun menjemput dia ke rumah, dan setelah diberi ijin oleh mothernya kami pun berangkat. Pada awalnya saya sedikit heran, kok mau-maunya dia diajak jalan-jalan jauh, padahal dia baru kenal dengan saya.


Possibly Related Posts:
- Anak Indonesia Mendobrak Negri Paman Sam
- Kabar itu pun Kembali Datang
- Pertarungan CPNS Hari Ini
- THE REAL DEJAVU
- Berpisah dengan Notebook
September 20 2010 08:37 am | Dejavu's Life and Inspiration Dejavu



















November 24th, 2010 at 08:45
[...] Baca sambungannya di http://www.rifkadejavu.com/index.php/2010/09/my-wedding-150209-begining/ [...]
November 24th, 2010 at 09:55
lah tau ambo sebab nyo ndut….
mirna dek dejavu mah kehkehlhekeh…
November 24th, 2010 at 10:00
jadi….yo pas…namo dejavu tu dek daku ndak bob