Archive for the 'Dejavu Kritis' Category

Muak Dengan Politik

February 3rd, 2010 -- Posted in Bebas, Dejavu Kritis | No Comments »

Negara ini mau dibawa kemana, pemimpin-pemimpin pada sibuk ngurusin kepentingan-kepentingan yang tidak memihak kepada rakyat. Mulai dari Kasus Crocodile dan cacak, kemudian century sampai kepada kerbau yg berna si lebay yang menjadi objek curhat pemimpin di negara ini. setiap hari kita disuguhkan dengan tanayangan profokatif dari seluruh media, baik televisi maupun koran.

Banyak kritikan-kritikan yang dilontarkan, isu yang memojokkan, wacana-wacana mendiskriditkan  yang pada akhirnya tidak akan membawa hasil yang berarti. Tapi apa yg didapatkan oleh rakyat, apakah dengan sandiwara politik yang saat ini memiliki rating tinggi akan mensejahterakan kehidupan rakyat. Apakah dengan konsentrasi yang sedang terpecah akan mengahasilkan keputusan-keputusan yang baik terhadap kebijakan publik.

Baca kelanjutannya…kalau sudah muak dengan politik, lebih baik baca yang lain…saya aja muak nulisnya….hidup muak …(dejavu)

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

Fakta tentang Gempa dari Sebuah MILIS

October 16th, 2009 -- Posted in Dejavu Kritis, Pemikiran Dejavu | 3 Comments »

Malam ini di Ktr Dirjen Dikti, Depdiknas, Bpk TEDDY BOEN, ahli gempa pertama di Indonesia selama 40 thn lbh, umur skrg 75 thn, yg selalu hadir plg lambat hr ke-2 disetiap lokasi gempa, telah membukakan mata kita akan bbrp hal plg ptg:

1. Knp Masyrkt setiap ada gempa hrs takut dan lari keluar rumah…? Krn bangunan Rumah dan Ktr kita tidak pernah dibuat TAHAN GEMPA dan certified…! Baik bangunan yg egineered maupun non-engineered.

Baca kelanjutannya…(dejavu)

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

Tanggap Bencana Vs Tradisi Birokrasi

October 8th, 2009 -- Posted in Dejavu Charity, Dejavu Kritis, Pemikiran Dejavu | No Comments »

Pada beberapa berita di televisi dan koran, disampaikan bahwa telah terjadi penjarahan dan pengambilan secara paksa bantuan yang akan di salurkan kepada korban bencana. Saya dan masyarakat minang di Sumatera Barat tidak suka dengan kata-kata “PENJARAHAN” . Bantuan yang datang tersebut adalah hak mereka, akan tetapi belum juga bisa dirasakan dan didistribusikan dengan benar. Syukur ada yang berinisiatif untuk mengambil secara paksa, supaya mata dunia melihat kondisi korban pasca gempa.

Di Bandara Internasional MinangKabau masih terdapat banyak bantuan yang belum tersalurkan, apakah harus menunggu serbuan seluruh masyarakat kesana untuk kembali mengambil hak mereka secara paksa. Apakah sudah sedemikian rumitnya pendistribusian yang terjadi di daerah Bencana, ataukah sindrom kehati-hatian yang menyelimuti para petinggi dan manager bencana di daerah ini.

Baca kelanjutannya…….(dejavu)

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

Macet 1,5 jam di Jembatan Simpang Haru

September 15th, 2009 -- Posted in Dejavu Charity, Dejavu Kritis, Pemikiran Dejavu | No Comments »

Kemaren hari Senin tanggal 14 September 2009, Padang diguyur hujan yang sangat lebat mulai dari pagi sampai malam hari. Guyuran hujan yang sangat lebat dan panjang ini selain mendatangkan rezeki juga mendatangkan sedikit kesusahan bagi masyarakat. Banyak yang memiliki kendaraan roda dua urung melakukan aktifitas diluar karena udah kebayang akan basah kuyup.

Ceritanya berawal sekitar pukul 16.30 WIB ketika saya mau meninggalkan kantor untuk pulang kerumah, kebetulan kondisi badan saat itu emang lagi kurang enak. Untung saja saya dititipi mobil oleh my father untuk di bawa pulang, sehingga alhamdulillah kemungkinan saya akan basah kuyup tidak akan terjadi.

Baca kelanjutannya….(dejavu)

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

Penukaran Uang, Peran Siapakah ?

September 9th, 2009 -- Posted in Dejavu Kritis, Kayak Berita di Koran, Pemikiran Dejavu | 3 Comments »

Bulan Syawal biasanya identik dengan segala tradisi unik di seluruh pelosok negeri, mulai makanan, sungkeman, acara adat ataupun kebiasaan lain seperti ngasih duit buat anak-anak (kalo di Sumbar, namanya nambang…..), dan bermacam tradisi lainnya.

Kalau sudah mendekati lebaran, Bank-bank di seluruh pelosok negeri menjadi spot favorit untuk dikunjungi. Dengan niat menukarkan uang, masyarakat rela untuk antri agar bisa menukarkan uang mereka menjadi pecahan seribuan. Ditambah lagi saat ini BI juga telah me launching pecahan uang baru yang bernilai Rp. 2.000,-, inilah yang menambah efek antrian yang terjadi di Bank.

Baca kelanjutannya…(dejavu)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Possibly Related Posts:


Sharing di Situs Jejaringmu:
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • RSS
  • Twitter
  • Add to favorites
  • email
  • Print
  • Technorati
  • PDF
  • Yahoo! Buzz

« Prev - Next »

Canada drugs online drugs online canada