Archive for the 'Kayak Berita di Koran' Category
September 9th, 2009 -- Posted in Dejavu Kritis, Kayak Berita di Koran, Pemikiran Dejavu |
Bulan Syawal biasanya identik dengan segala tradisi unik di seluruh pelosok negeri, mulai makanan, sungkeman, acara adat ataupun kebiasaan lain seperti ngasih duit buat anak-anak (kalo di Sumbar, namanya nambang…..), dan bermacam tradisi lainnya.
Kalau sudah mendekati lebaran, Bank-bank di seluruh pelosok negeri menjadi spot favorit untuk dikunjungi. Dengan niat menukarkan uang, masyarakat rela untuk antri agar bisa menukarkan uang mereka menjadi pecahan seribuan. Ditambah lagi saat ini BI juga telah me launching pecahan uang baru yang bernilai Rp. 2.000,-, inilah yang menambah efek antrian yang terjadi di Bank.
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
September 8th, 2009 -- Posted in Bebas, Dejavu Charity, Dejavu Lucu - lucuan, Kayak Berita di Koran |

Tanggal 5 September 209 yang bertepatan dengan hari sabtu menjadi hari pilihan dari punggawa2 Blogger Sumbar yang terikat dalam sebuah komunitas yang di beri nama “Palanta”. Tanggal ini di dapatkan dari hasil diskusi alot di Forum Palanta.
Baca kelanjutannya….(dejavu)
Possibly Related Posts:
September 4th, 2009 -- Posted in Dejavu Kritis, Kayak Berita di Koran, Pemikiran Dejavu |

WorldNewsToday – Sejumlah kedutaan besar Malaysia di Timur Tengah saat ini tengah dilanda berbagai insiden. Pasalnya, hampir setiap hari terdapat kasus pembakaran bendera nasional Malaysia di depan kantor kedutaan mereka sendiri. Tidak hanya itu, para demonstran juga merobek-robek bendera dan melempari kantor kedutaan dengan kotoran unta dan telur busuk. Insiden tersebut merata di berbagai negara Timur Tengah tempat kedutaan Malaysia berada, antara lain Afghanistan, Mesir, Libanon, Palestina, Jordania, Irak, Iran, Suriah serta beberapa negara lainnya.
Baca kelanjutannya….(dejavu)
Possibly Related Posts:
August 28th, 2009 -- Posted in Dejavu Charity, Kayak Berita di Koran, Pemikiran Dejavu |
Baru-baru ini di beberapa media eloktronik dan juga media cetak di beritakan bahwa Universitas Diponegoro mulai tahun ini tidak menerima mahasiswa yang berkebangsaan Malaysia. Hal ini disampaikan Rektornya secara langsung kepada media dan berharap keputusan yang diambil kampus tersebut bisa mengakomodasi rasa nasionalis Banksa Indonesia yang sedang terusik.
Ada banyak alasan yang disampaikan, pembayaran uang pembangunan yang menunggak, kemampuan intelijen dan beberapa hal lainnya dan yang paling utama sekali adalah kontribusi Undip untuk memperlihatkan kepada dunia Luar bahwa Indonesia telah Muak dengan Prilaku menyimpang dari Malaysia.
Sudah sangat banyak catatan kriminalitas budaya yang ditorehkan oleh Malaysia, seperti pencaplokan beberapa produk budaya dalam negeri seperti keris, batik, rendang, dan baru-baru ini klaim terhadap Tari Pendet. Selain itu kasus TKI yang dianiya, pencaplokan dua buah pulau di batas luar Indonesia, ekspor teroris, dan banyak hal lainnya.
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
August 25th, 2009 -- Posted in Bebas, Kayak Berita di Koran, Pemikiran Dejavu |
Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan, diklaim, dan atau dieksploitasi secara komersial oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:
Baca Kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
« Prev - Next »