Archive for the 'Saatnya Photo berbicara' Category

My Wedding : 130510 Party II

July 12th, 2010 -- Posted in Inspiration Dejavu, Saatnya Photo berbicara | No Comments »

Baca kelanjutannya…(dejavu)

Possibly Related Posts:


My Wedding : 050610

July 5th, 2010 -- Posted in Bebas, Inspiration Dejavu, Saatnya Photo berbicara | No Comments »

Tanggal 5 Juni 2010 merupakan hari yang sangat bersejarah dalam kehidupan saya…..Hari itu saya berubah status dari single menjadi married (seperti yang tertera di beberapa acount jejaring sosial saya). Dari yang bisa hidup cuek, dengan segala macam kehidupan dan hingar bingar masa muda menjadi seorang pria yang harus memimpin sebuah keluarga, bertanggung jawab terhadap istri dan kehormatan rumah tangga. Pastinya ini menjadi sebuah hal baru dan sedikit mengejutkan dalam perjalanan hidup saya kedepan.

Baca Kelanjutannya…(dejavu)

Possibly Related Posts:


Dongeng Senja

April 28th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara | No Comments »

Pict ini diambil di Pantai Padang disaat matahari tenggelam di diujung lautan. Terlihat seorang Bapak sedang menggendong anaknya, nggk tau juga apakah sang bapak sedang menceritakan tentang keindahan senja.

Dari pict diatas banyak makna yang bisa terlukis…..Silahkan para pembaca melukiskan sendiri…..

Possibly Related Posts:


Bunga Awan

April 20th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara | No Comments »

Pict ini diambil di kawasan pertigaan Patimura.

Untaian bunga yang menjulang sampai ke atas langit biru. Kombinasi hijau biru dan merah memberikan sebuah nuansa warna yang cerah….(maksa.com)

Yang penting pict ini cukup punya nilai seni.

hehehehe.

Possibly Related Posts:


Rumah Reot Bergarasi

April 12th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara | No Comments »

Pict diatas saya ambil di sebuah gank kecil yang tidak jauh dari Jalan By Pass, berdekatan dengan “Swalayan One”. Pada awalnya, aneh melihat masih ada rumah gadang (saya menganggap ini mungkin rumah gadang tempo doeloe-nya masyarakat Kuranji Padang) yang berdiri tegap di daerah tersebut. Letaknya tidak terlalu gampang ditemukan karena berada di belakang dan ditutupi oleh rumah di pinggir jalan By Pass.

Rumah ini kayaknya tidak dihuni lagi, hal ini terlihat dari ketidak beraturan dan disana sini bangunan yang tidak terurus lagi. Jika rumah seperti ini bisa dilestarikan dan bisa dijadikan cagar budaya-nya Kota Padang. Sudah barang tentu, torehan sejarah akan tetap bisa dinikmati oleh anak cucu kita nanti.

Tapi saya masih ragu dan sangsi bahwa rumah ini termasuk ke dalam rumah gadangnya Kota Padang (mohon bantuan bagi yang membaca dan mengetahui history rumah gadang di Kota Padang).

Saya berharap ada salah satu Rumah Gadang yang berada di Kota Padang bisa di jadikan sebuah cagar budaya untuk menanamkan nilai-nilai kebudayaan bagi generasi muda.

Possibly Related Posts:


Next »