Archive for the 'Saatnya Photo berbicara' Category
April 28th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Pict ini diambil di Pantai Padang disaat matahari tenggelam di diujung lautan. Terlihat seorang Bapak sedang menggendong anaknya, nggk tau juga apakah sang bapak sedang menceritakan tentang keindahan senja.
Dari pict diatas banyak makna yang bisa terlukis…..Silahkan para pembaca melukiskan sendiri…..
Possibly Related Posts:
Sharing di Situs Jejaringmu:
April 20th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Pict ini diambil di kawasan pertigaan Patimura.
Untaian bunga yang menjulang sampai ke atas langit biru. Kombinasi hijau biru dan merah memberikan sebuah nuansa warna yang cerah….(maksa.com)
Yang penting pict ini cukup punya nilai seni.
hehehehe.
Possibly Related Posts:
Sharing di Situs Jejaringmu:
April 12th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Pict diatas saya ambil di sebuah gank kecil yang tidak jauh dari Jalan By Pass, berdekatan dengan “Swalayan One”. Pada awalnya, aneh melihat masih ada rumah gadang (saya menganggap ini mungkin rumah gadang tempo doeloe-nya masyarakat Kuranji Padang) yang berdiri tegap di daerah tersebut. Letaknya tidak terlalu gampang ditemukan karena berada di belakang dan ditutupi oleh rumah di pinggir jalan By Pass.
Rumah ini kayaknya tidak dihuni lagi, hal ini terlihat dari ketidak beraturan dan disana sini bangunan yang tidak terurus lagi. Jika rumah seperti ini bisa dilestarikan dan bisa dijadikan cagar budaya-nya Kota Padang. Sudah barang tentu, torehan sejarah akan tetap bisa dinikmati oleh anak cucu kita nanti.
Tapi saya masih ragu dan sangsi bahwa rumah ini termasuk ke dalam rumah gadangnya Kota Padang (mohon bantuan bagi yang membaca dan mengetahui history rumah gadang di Kota Padang).
Saya berharap ada salah satu Rumah Gadang yang berada di Kota Padang bisa di jadikan sebuah cagar budaya untuk menanamkan nilai-nilai kebudayaan bagi generasi muda.
Possibly Related Posts:
Sharing di Situs Jejaringmu:
March 19th, 2010 -- Posted in Saatnya Photo berbicara |

Pict diatas diambil di salah satu cafe yang terletak dipinggiran jalan di kawasan Bungus, Lokasi ini sering dikunjungi oleh muda mudi untuk menikmati prosesi tenggelamnya matahari, seperti yang terlihat di pict diatas. Secara geografis Kota Padang dikelilingi oleh laut lepas yang cukup luas, sehingga pemandangan indah yang terhampar dilautan bisa dinikmati secara langsung oleh masyarakat.
Satu hal yang menjadi masukan bagi pengelola dan juga penyelenggara pariwisata di KOta Padang khususnya, sangat banyak objek wisata yang bisa kita eksploitasi dngan baik dan akan menghasilkan income pendapatan yang cukup tinggi bagi pemerintah. Hal ini harus kembali dibenahi, silahkan di basmi pondok-pondok liar yang tersebar luas di pinggiran jalan ke bungus. Akan tetapi tolong disiapkan juga infrastruktur bagi masyaakat yang benar-benar murni ingin menikmati suguhan alam tersebut. Fasilitasi keinginan pengunjung dengan mendirikan spot-spot khusus, sehingga peluang pariwisata besar ini bisa terolah dengan baik oleh pemerintah.
Pict diatas hanya sedikit objek yang saya tampilkan, masih banyak objek-objek lain yang pastinya lebih indah dari hamparan diatas.
Possibly Related Posts:
Sharing di Situs Jejaringmu:
March 17th, 2010 -- Posted in Dejavu Kritis, Dejavu Nge-Paste, Info Unik Dejavu, Inspiration Dejavu, Pemikiran Dejavu, Saatnya Photo berbicara |
Pikiran adalah sesuatu yang luar biasa – sangat banyak bagian yang masih menjadi misteri hingga saat ini. Ilmu pengetahuan dapat menjelaskan fenomena aneh, tapi tak dapat memberitahu asalnya. Kebanyakan dari kita mengenali satu atau dua fenomena itu dalam daftar ini, tetapi banyak yang belum kita ketahui yang sebenarnya sudah pernah kita alami. Inilah daftar sepuluh fenomena aneh pikiran teratas.
“Kita semua pernah mengalami perasaan tertentu yang datang pada diri kita, apa yang kita katakan dan lakukan pernah dikatakan dan dilakukan sebelumnya, di suatu waktu – kita dikelilingi oleh wajah, benda, dan situasi yang sama – sehingga kita tahu apa yang akan dikatakan selanjutnya, karena tiba-tiba kita mengingatnya!” – Charles Dickens
Baca kelanjutannya…(dejavu)
Possibly Related Posts:
Sharing di Situs Jejaringmu:
« Prev - Next »